Tuesday, March 4, 2014

Rindu

Rindu.
Satu kata menguras kalbu.
Sanubari penuh titisan untuk bertemu.
Tak bisakah kau tahu?
Rindu ini sungguh menjemu.

Butuh waktu untuk menyadari.
Bukan engkau yang pergi.
Aku yang ingin menyendiri.
Yang memulai semua cerita ini.
Hingga kau terus bersembunyi.

Rindu.
Jari-jari kelingking yang terkait.
Terlepas tak berbait.
Untaian kata yang terucap.
Terbawa angin tak berbekas.
Harapan indah yang melekat.
Terhempas tak berniat.

Rindu.
Ingin kuraih rengkuhan kasih.
Tapi ia tak mau menampakkan diri.
Apa salahku?
Haruskah rindu ini berbeku?

Rindu.
Butuh waktu.
Untuk tahu.
Bahwa senyuman itu mengundang rindu.
Hai rindu.
Salamkan salamku.
Rindu ini sungguh menjemu.

- buat seseorang yang udah aku janjiin ngebuatin puisi untuknya -

No comments: